PERSIAPAN PEMERIKSAAN KIMIA DARAH

PENGUMPULAN SEMPEL 

Persiapan Pasien

Tahap awal adalah menginformasikan dan memberi arahan apa yang harus dipersiapkan dan akan dilakukan sesuai dengan jenis pemeriksaan. jika pemeriksaan memerlukan puasa, jelaskan sampai pasien mengerti bener tujuan berpuasa. catat kondisi penting yang dapat memengaruhi hasil pemeriksaan, seperti olahraga / aktiftas fisik, obat yang diminum, atau sakit yang diderita.

Identifikasi Pasien

Permintaan Pemeriksaan Laboratorium harus lengkap dan jelas, sebaiknya pada formulir permintaan tercantum :
  1. Nama Lengkap Pasien , Jenis Kelamin, dan Umur
  2. Nomor Identitas Pasien
  3. Tanggal Pengambilan Sempel
  4. Inisial Flebotomi (Petugas Pengambilan Darah)
  5. Nama Dokter yang Meminta
  6. Jenis Pemeriksaan
  7. Keterangan Tambahan ( obat yang sedang di minum dan diagnosa pasien)
  8. Kamar Pasien jika Pasien di Rawat
Identitas pasien ini sangat penting dan harus dicek dua kali sebelum sampel diambil.

Pengambilan Sempel
Area
Pengambilan darah harus dilakukan pada tempat yang tepat, jangan sampai terjadi hemolisis atau kontaminasi.jika mengambil darah dari vena ( flebotomi), jangan lakukan di atas tempat infus, di daerah kulit yang mengalami sklerosis atau hematoma , di daerah yang terdapat fistula (shunt), atau pada tangan di area pasca mastektomi . jika melakukan pengambilan darah perifer, jangan memasukan jari/tumit yang memar, dingin, bengakak atau sianotik.


Tempat Pengambilan Darah Yang Harus di Hindari :
  1. Area mastektomi, untuk menghindari infeksi dan kesalahan hasil karena terjadi penumpukan cairan tubuh di daerah ini.
  2. Edema. Daerah edema mengandung kumpulan cairan tubuh sehingga dapat memengaruhi hasil.
  3. Jalur vena yang terpasang infus. cairan infus dapat mengkontaminasi sampel. jika terpaksa, lakukan didaerah distal.

Wadah
Hasil gambar untuk tutup tabung darah warna kuning
  1. Tabung bertutup biru mengandung sitrat.
  2. Tabung bertutup kuning mengandung gel separatol.
  3. Tabung bertutup hijau mengandung heparin ( untuk troponin T).
  4. Tabung bertutup ungu mengandung EDTA.
  5. Tabung bertutup abu-abu berisikan NAF ( natrium fluorida).
  6. Tabung bertutup merah untuk serum.
Prosedur
Prosedur standar sebelum pengambilan sempel:
  1. Beri salam kepada pasien.
  2. Verifikasi / pastikan identitas pasien.
  3. Terangkan kepada pasien tentang prosedur yang akan di laksanakan.
  4. Tanyakan kepada pasien apakah persiapan pemeriksaan sudah dilaksanakan.
ingat dan laksanakan selalu kewaspadaan standar yaitu dengan menganggap semua sampel infeksius dan menggunakan sarung tangan ketika mengambil darah.

Pemakain Bendungan (turniket)

Hasil gambar untuk pemakaian tourniquet




Sumber kesalahan yang sering luput dari pengamatan adalah penggunaan torniket yang terlalu lama (lebih dari 3 menit). tindakan ini dapat menyebabkan peningkatan atau penurunan zat-zat tertentu. penekanan yang berlebihan juga tidak diperolehkan karena dapat menyebabkan kadar kalium,fosfat,dan laktat.

Sempel Hemolisis

Hasil gambar untuk sampel hemolisis darah
Hemolisis adalah peristiwa pecahnya eritrosit, sehingga isi/kandungan dari eritrosit tumpah keluar. hemolisis dapat dikenali dari penampilan serum yang berwarna kemerahan.
penyebab utama hemolisis antara lain:
  • Menarik darah terlalu cepat dengan spuit
  • Mengambil darah pada daerah hematoma
  • Mendorong terlalu keras saat memindahkan darah ke tabung 
  • Mengocok tabung terlalu keras
  • Darah terkontaminasi oleh alkohol
  • Memeras daerah kapiler berlebihan
  • Menusuk area yang sama dua kali
  • Ukuran jarum yang terlalu kecil
  • Darah terkena air

TEKNIK MEMPEROLEH SERUM DAN PLASMA

Hasil gambar untuk plasma dan serum
Pengumpulan Serum
Serum adalah bagian cair darah yang berwarna kuning dan sudah tidak mengandung fibrinogen karena telah berubah menjadi benang fibrin, berikut teknik pengimpulannya:
  1. Lakukan vena puncture , lalu masukan darah ke dalam tabung yang bersih dan kering. hati - hati dalam memasukan darah hindari resiko terjadinya lisis .
  2. Biarkan sedikitnya selama 15 menit agar fibrin terbentuk seluruhnya .
  3. Putar darah dengan sentrifuse ( kecepatan 4000 rpm selama 15 menit).
  4. Serum yang ada di bagian atas dipisahkan dari bagian padatnya, ditampung pada wadah tersendiri( cup serum)
Pengumpulan Plasma
  1. Ambil darah kira-kira 2,5 – 3 kali dari volume plasma yang diperlukan. Isi tabung sesuai dengan kapasitasnya (hingga tanda garis pada tabung), tidak boleh kurang atau berlebih. Perbandingan volume darah dan antikoagulan yang tidak sesuai dapat mengganggu / mempengaruhi hasil pemeriksaan;
  2. Setelah tabung terisi, segera campur darah dan antikoagulan dengan cara membolak-balikan tabung perlahan-lahan sebanyak 4 kali (bila menggunakan tabung bertutup biru muda). Proses pencampuran (membolak-balik tabung) yang terlalu lama akan mengaktifkan faktor koagulasi. Bila menggunakan tabung dengan antikoagulan lain (selain tabung bertutup biru muda), bolak-balik tabung sebanyak 8 kali;
  3. Pisahkan plasma dari sel sel darah dalam waktu 1 jam setelah proses pengabilan plasma . plasma di pisahkan dari sel-sel darah dengan cara disentrifugasi dengan kecepatan 3500 rpm selama 15 menit.
  4. Masukan plasma kedalam tabung plastik ( tidak boleh tabung gelas ). tutup dengan benar agar tidak terjadi kebocoran. tempelkan label 'PLASMA' pada tabung dan juga pada form permintaan. 

PENANGANAN SAMPEL

Plasma dan serum harus sudah di pisahkan dari sel-sel darah paling lambat 2 jam sejak waktu pengabilan darah penundaan pemeriksaan akan berpengaruh pada beberapa hasil pemeriksaan.

ada beberapa kondisi yang menyebabkan laboratorium menolak sempel (berdasarkan ketentuan WHO ), yaitu :
  • Identitas pasien tidak jelas
  • Jumlah sampel kurang
  • sampel di tampung dalam wadah yang tidak sesuai
  • penyimpanan sempel yang tidak sesuai
  • sempel rusak (hemolisis, membeku,dll)

Komentar

  1. Bisa di jelaskan kak apa itu pada mastektomi?

    BalasHapus
  2. Blognya sangat bermanfaat untuk mengerjakan tugas😊

    BalasHapus
  3. Informasinya sangat bermanfaat, terimakasih

    BalasHapus
  4. Sangat bermafaat sekali terimakasi mbak👍

    BalasHapus
  5. Informasinya sangat bermanfaat sekali...terimakasih

    BalasHapus
  6. Makasih untuk ilmunya, semoga bermanfaat

    BalasHapus
  7. Komen balik ya
    https://cindydheaankes13.blogspot.com/?m=1

    BalasHapus
  8. Terima kasih infonya sangat bermanfaat 😊

    BalasHapus
  9. Terimakasih informasinya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus

Posting Komentar