MIKROPIPET

MIKROPIPET

PENGERTIAN MIKROPIPET

Mikropipet (micropipet) adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan cairan dalam jumlah kecil secara akurat. Penggunaan pipet gelas seperti pipet ukur dan pipet gondok tidak mempunyai akurasi yang tinggi untuk volume kurang dari 1 ml. Sehingga pada pemindahan cairan dengan volume kecil kurang dari 1000 microliter, orang cenderung menggunakan mikropipet, biasa juga disebut dengan pipet otomatis.

Gambar1.1  Mikropipet
FUNGSI MIKROPIPET

 untuk memindahkan larutan atau cairan dari satu tempat ke tempat yang lainnya, tetapi untuk volume yang sangat kecil ( dibawah 1 ml ). Penggunaan pipet ukur dibawah 1 ml tidak memiliki akurasi yang tinggi sehingga orang cenderung menggunakan mikropipet yang mempunyai akurasi dan presisi yang lebih baik dari pipet ukur. Dengan mikropipet dapat diatur volumenya sesuai yang diinginkan selama masih dalam skala volume pipet tersebut.


BAGIAN-BAGIAN MIKROPIPET

Gamabar 1.2 Bagian-bagian Mikropipet


  1. lunger button/ tombol penekan : berfungsi untuk memompa larutan atau cairan dengan cara menekan tombol tersebut.
  2. Tips ejector button : berfungsi untuk melepaskan tips setelah selesai digunakan dengan cara menekan tombol tersebut.
  3. scale volume/skala volume : bagian yang menunjukkan angka/ volume pengambilan cairan sesuai yang diinginkan. untuk mengatur volume putar-putar bagian bawah plunger button ( pada gambar kiri )
  4. Shaft/ batang ujung mikropipet  : berfungsi untuk menghubungkan mikropipet dengan tips.
  5. Pipette tips : berfungsi untuk menampung larutan atau cairan yang dipipet. Pemilihan tip sangat penting untuk menentukan keakuratan dalam pemipetan. Penggunaan tip sebaiknya disesuaikan dengan merek yang sama dengan pipetnya karena tidak semua pipet cocok dengan semua tip yang tersedia.

METODE PEMIPETAN MIKROPIPET

Teknik Forword
Gambar 1.3 Skema teknik forword
Cara Kerja :

  1. Tekan tombol sampai posisi 1.
  2. Masukan ujung pipet ke dalam cairan (jangan terlalu dalam). Isap cairan dengan cara mengembalikan tombol ke posisi awal,dan cairan akan terisap sesuai jumlah yang tertera pada pipet.
  3. Untuk mengeluarkan cairan dari dalam pipet, tekan pipet sampai posisi 2. Biasanya, ada sedikit cairan yang tertinggal di ujung pipet.
  4. Untuk mengeluarkan cairan yang tertinggal tadi, tekan tombol sampai posisi 2.
  5. Pemeipetan selesai, kembalikan tombol ke posisi awal. 

Teknik Reverse

Gambar 1.4 Skema teknik reverse

Cara kerja :

  1. Tekan tombol sampai sampai posisi 2.
  2. isap cairan dengan cara mengembaikan tombol ke posisi awal.
  3. Untuk mengeluarkan cairan, tombol di tekan sampai posisi 1.
  4. kembalikan sisi cairan ke dalam botol dengan cara menekan tombol ke posisi 2 (langkah 4 dan 5).

Perhatikan gambar, posisi pipet saat pemipetan senantiasa tegak lurus. ini dimaksudkan untuk menjaga akurasi volume. Setiap selesai pengisapan, seka bagian luar tip pipet dengan kertas saring agaar cairan yang menempel di bagian luar tip tidak  terbawa ( karena dapat memengaruhi volume cairan). Hati-hati saat menyeka, jangan sampai sampai cairan di dalam tip terisap oleh kertas. 




Komentar

Posting Komentar